Kapita Selekta Pendidikan Agama Islam ( Permasalahan Kasus Korupsi )

Kerohanian

Di Posting Oleh Adam Gaza Andalusia kategori Kerohanian

Di Posting 3 weeks ago
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Puji syukur diucapkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmatNya sehingga tugas ini dapat tersusun sampai dengan selesai. Walaupun di dalamnya masih banyak kesalahan, kekurangan dan jauh dari kata kesempurnaan, karena kesempurnaan adalah hanya milik Allah SWT. Tetapi semoga ini menjadi hal yang bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita semua, Amiin.

Kasus korupsi di Indonesia bisa dikatakan sudah menjadi hal biasa. Saat ini, korupsi di Indonesia bisa dikatakan sudah menjadi budaya dari mulai tingkat rendah sampai tinggi. Bahkan, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Edhy Prabowo, terjerat kasus korupsi karena ekspor benih lobster. Lalu, ada Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna, juga diduga melakukan tindak korupsi dalam pengadaan pembangunan RS di Cimahi. Meskipun saat ini sudah didirikan lembaga anti korupsi yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK yang secara gencar memberantas para koruptor, akan tetapi korupsi yang sudah berubah menjadi budaya ini terasa sangat sulit untuk dihentikan dan diberantas.

Melihat hal ini, perbuatan korupsi tidak pernah dibenarkan dalam hal apa pun. Sebab, selalu menimbulkan kerugian.

Lantas, bagaimana Islam memandang perbuatan korupsi?

Dalam hukum Islam, perbuatan korupsi memang tidak dibenarkan. Agama Islam membagi istilah korupsi dalam beberapa poin, yakni risywah atau suap, saraqah atau pencurian, al-gasysy atau penipuan dan pengkhianatan. Ketiga hal tersebut adalah perbuatan tercela dan yang melakukannya akan mendapatkan dosa besar alias hukumnya haram.

Sikap saya terhadap kasus korupsi 
- Menentang adanya korupsi dan mencari solusi untuk menanganinya.
- Bertindak tegas terhadap segala bentuk korupsi baik yang berukuran kecil maupun besar.
- Memberi penyuluhan terhadap  dampak yang ditimbulan oleh korupsi oleh semua lapisan masyarakat.
- Meningkatkan toleransi terhadap sikap jujur dan anti korupsi.

Allah SWT berfirman dalam QS. An-Nisa ayat 29 :
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَا تَأْكُلُوْٓا اَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ اِلَّآ اَنْ تَكُوْنَ تِجَارَةً عَنْ تَرَاضٍ مِّنْكُمْ ۗ وَلَا تَقْتُلُوْٓا اَنْفُسَكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيْمًا
Yang artinya “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu.
Dan dalam QS. Al-baqarah ayat 188 :
وَلَا تَأْكُلُوْٓا اَمْوَالَكُمْ بَيْنَكُمْ بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُوْا بِهَآ اِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُوْا فَرِيْقًا مِّنْ اَمْوَالِ النَّاسِ بِالْاِثْمِ وَاَنْتُمْ تَعْلَمُوْنَ
Yang artinya : "Dan janganlah kamu makan harta di antara kamu dengan jalan yang batil, dan (janganlah) kamu menyuap dengan harta itu kepada para hakim, dengan maksud agar kamu dapat memakan sebagian harta orang lain itu dengan jalan dosa, padahal kamu mengetahui.

Berikut beberapa solusi atas permasalahan kasus korupsi di Indonesia, yaitu :
- Membangun generasi muda yang paham tentang pentingnya mencegah tindak korupsi.
- Memberikan hukuman yang dapat menimbulkan efek jera agar tidak korupsi tidak terulangi kembali pada masa yang akan datang.
- Membuat pusat layanan pengaduan tindak korupsi.
- Dan menanamkan sifat kejujuran semenjak dini.

Hikmah yang bisa kita petik dari kasus korupsi, kita harus bisa menjaga hak milik orang lain. Dengan tidak melakukan korupsi maka kita akan menjaga harta orang lain. Ini merupakan tuntunan syariat Islam sebagainya juga surah Al-Baqarah 188 yang mengharuskan seseorang bisa hifz al-mal (menjaga harta) milik orang lain. Hak orang lain tidak boleh digunakan secara tidak sah, apalagi dengan cara-cara merampas sembunyi-sembunyi.

Sekian dari jika ada yang kurang dalam penulisan tersebut dari penyampaian maupun dari pengetahuannya. Karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT, Wabillahi taufiq wal hidayah Assalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh.